Jumat, Agustus 26, 2016

Pengertian dan Tentang fungsi Test Point dalam service ponsel


Teknisi makin hari pekerjaan dan tantangannya semakin menantang dan cukup menguras waktu dan pikiran, dan tidak banyak teknisi yang badannya mohon maaf seperti tidak terurus alias kurus cenking hehehe termasuk saya.

Artikel ini saya kutip dari sini, maksud saya tulis ulang disini sebenernya hanya untuk dokumentasi pribadi berhubung saya ingin terus belajar.


Test point pengertian dan fungsinya sendiri dalam dunia reparasi ponsel digunakan untuk memperbaiki ponsel yang rusak di bagian ic flashnya, entah itu nanti ingin dikerjakan dengan TP yang hard maupun yang soft tespoint tergantung dari merk hp yang ditangani, tingkat kerusakan ic flash yang corrupt dan tingkat sekuritas pengunci loader ic flash itu sendiri.




Sedangkan alat yang digunakan untuk test poin hardware cukup sederhana, namun tingkat kesulitan, konsetrasi dan ketelitiannya sangat tinggi, karena menjalanka test point ini ic flash dalam keadaan hidup alias flash mode.

Dalam dunia elektronika Test Point merupakan gerbang atau titik yang memiliki fungsi vital sebagai jalur atau titik tunggal sebagai tester sekaligus kunci proteksi bagi keseluruhan kinerja modul atau perangkat elektronika digital. Dengan adanya test point teknisi akan lebih bisa efektif dalam menemukan titik permasalah sebuah modul/perangkat, terutama dalam elektronika digital.

Test Point bersifat hidden atau tersembunyi dan tidak mudah ditemukan karena sifatnya yang sangat fital alias penting, terkecuali memang ada datasheetnya, akan mungkin titik ini lebih mudah ditemukan.

Dalam dunia ponsel atau handphone test poin memiliki pengertian dasar yang hampir sama pada modul elektronika, tetapi dalam dunia reparasi ponsel lebih familiar pengertian test point ada 2 jenis yaitu hard test point dan soft test point dan dibawah keterangan lengkapnya:

Perbedaan hard test point & soft test point
  • Hard test poin merupakan test yang dilakukan secara keras penekanan hardware / jalur tertentu, bisa dengan membuat jumper point maupun dengan memotong jalur pada point tertentu, tujuan utamanya adalah melewati proteksi bootcore.
  • Soft test point adalah melakukan tes trigger menggunakan algoritma yang tertanam dalam sebuah program yang fungsinya mengunci akses perubahan bootcore atau checksum loader IC flash atau EPROM, test poin ini memiliki tujuan yang sama dengan hard test point, tetapi biasanya digunakan pada ic bga / microchip yang kaki ic / bga ballnya di tutup dengan lem pelindung, sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan hard test point.




Dari penjalasan diatas mungkin sobat mulai memahami apa itu test poin khusunya pada ponsel smartphone, dan berikut alat khusus dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk melakukan test point biasanya.

  1. Untuk hard test point: Kabel, penjepit, dan jarum (Untuk saat ini ada beberapa metode dan alat yang dapat digunakan). Gunakan kabel yang ukuran kecil / kaber jumper yang bisa sobat ambil dari lilitan buzer atau speaker ponsel yang ukurannya sekecil mungkin supaya bisa masuk ke selah celah ic bga jika memungkinkan tanpa jarum.
  2. Sedangkan penjepit fungsinya untuk menjepit pin catu daya agar tangan tidak pegel menahan kabel selama proses test point berlangsung.
  3. Untuk versi soft test point, yang dibutuhkan sebenrnya hanya perangkat lunak sesuai dengan ponsel yang dikerjakan, dengan box flasher atau dengan aplikasi lain.
 Test Point (TP) termasuk salah satu perlengkapan peraltan alat servis ponsel atau servis tool ponsel yang biasan dikawinkan dengan Box flasher, seperti contoh saat ini Ufi box yang digunakan para teknisi untuk menggarap emmc/emcp smartphone dimana pada box flasher ini telah diberikan tempat dimana para teknisi dapat melakukan test point pada soket bga yang ada.

Intinya test point memiliki resiko yang tinggi mengingat fungsi dan penempatannya pada area yang sangat vital dalam sebuah modul digital. Maka dari itu mengingat fungsi dan konsep dasar test point yang sangat vital ini, disarankan sobat untuk memiliki basic yang cukup matang dan memiliki datasheet yang cukup.

Semoga tulisan yang saya ambil dari mcscv.com ini bermanfaaat buat sobat semua.
Disqus comments